8 Rekomendasi Cara Mengobati Mioma Uteri Yang Ampuh

CategoriesKesehatan

Penyakit mioma uteri atau lebih dikenal sebagai mioma tidak memiliki peluang untuk terjadinya kanker sebab hanya berupa tumor jinak yang memiliki otot polos myometrium. Biasanya mioma memiliki ukuran antara 1 mm sampai 20 cm. Gejala yang ditimbulkan beragang, seperti sembelit, perdarahan deras ketika menstruasi, haid berdurasi panjang, serta nyeri pada pinggul, kaki, dan punggung. tapi sebaiknya anda berhati-hati. Oleh karena itu, anda sebaiknya berusaha untuk menemukan cara mengobati mioma uteri yang ampuh apabila menemukan gejala tersebut di dalam tubuhnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat memperparah kondisi kesehatan anda. Rekomendasi untuk menyembuhkan mioma secara ampuh ada di bawah ini.

  1. Embolisasi Fibroid

Metode yang digunakan sebagai cara mengobati mioma uteri dengan rekomendasi ini ialah untuk mengecilkan ukuran miom dengan cara melakukan penyuntikan cairan polivinil alkohol melewati arteri. Tujuan pemakaian cara ini agar mampu memblokir suplai darah menuju miom agar ukuran miom kian menyusut seiring berjalannya waktu.

  1. Melakukan Endometrial Ablation

Berdasarkan laman hellosehat.com, pengobatan dengan cara ini mampu menghancurkan lapisan rahim agar perdarahan yang ditimbulkan oleh mioma berkurang. Alat bantu untuk menghancurkan mioma ialah alat khusus yang memiliki energi gelombang mikro dan arus listrik yang dimasukkan ke dalam rahim.

  1. Mengonsumsi Ibuprofen

Obat ini mampu meredakan rasa nyeri yang ada di pinggul, kaki, ataupun punggung. Silahkan konsumsi obat ini sesuai anjuran dokter dan mengikuti petunjuk pemakaian obat tersebut. Akan tetapi penggunaan obat ini tidak boleh dimanfaatkan dalam jangka panjang

  1. Melakukan Terapi Hormon

Biasanya dokter akan menganjurkan terapi hormon apabila penggunaan ibuprofen tidak berpengaruh untuk kesembuhan pasien. Terapi hormon yang dilakukan berupa mengonsumsi SERM, Gonadotropin Releasing Hormone (GNRH), atau pil KB. SERM merupakan obat modulator reseptor estrogen selektif yang berperan dalam pengurangan ukuran miom. Kekurangan hormon ini ialah belum diketahui dengan jelas apakah penggunaannya efektif agar menyembuhkan miom. Adapun GNRH digunakan oleh penderita untuk mengurangi pendarahan yang deras dan pengecilan ukuran miom. Akan tetapi obat ini tidak dapat dikonsumsi lebih dari 6 bulan agar osteoporosis tidak meningkat. Sedangkan penggunaan pil KB juga dapat mengontrol pendarahan atau anemia yang disebabkan oleh perkembangan fibroid. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa pemakaian pil KB (kontrasepsi hormonal atau tunggal progestin) dapat menurunkan ukuran atau volume fibroid.

  1. Operasi Miomektomi

Salah satu cara mengobati mioma uteri dengan melakukan operasi. Memang tidak dalam bentuk obat namun mengobatinya melalui prosedur pembedahan agar mioma menghilang. Operasi ini disarankan apabila pasien berkeinginan untuk hamil. Seperti dengan kebanyakan operasi, miomektomi juga memiliki efek samping berupa adanya gangguan jaringan perut sehingga risiko tidak subur seseorang meningkat. Selain itu, mioma bisa muncul lagi apabila selama pembedahan tidak diangkat secara menyeluruh.

  1. Operasi Histerekomi

Operasi ini juga merupakan prosedur pembedahan. Namun perbedaannya dengan miomektomi ialah pembedahan kali ini akan mengangkat rahim secara menyeluruh. Oleh karena itu dipastikan mioma tidak akan muncul kembali. Akibatnya operasi ini hanya disarankan bagi perempuan yang tidak ingin hamil lagi.

  1. Asam Traneksamat

Asam traneksamat merupakan salah satu obat non hormonal yang berperan untuk membuat siklus menstruasi yang berat akan menurun. Selain itu, jika pasien ingin memiliki momongan maka dapat memakai obat ini untuk pengobatan. Jalan lainnya anda dapat mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

  1. Pengobatan di Rumah

Dikutip dari halodoc.com, cara penyembuhan di rumah yang dapat dilakukan antara lain dengan membiasakan pola makan teratur, berat badan ideal, dan gaya hidup sehat. Apabila berat badan anda belum ideal sebaiknya melakukan diet sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai ulasan di atas? Menurut laman internet alodokter.com, ada beberapa kasus di mana mioma yang diderita masih kecil dan tidak menyebabkan gejala. Nah jika anda menemui kasus ini maka tida perlu melakukan pengobatan sebab mioma tersebut akan menyurut dengan sendirinya. Bukan berarti anda dapat menyepelekannya. Anda justru di sarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin agar kondisi miomanya terpantau. Beda lagi jika mioma yang dialami oleh pasien membesar dan menimbulkan gejala. Maka perlu dilakukan pengobatan agar mioma dapat dicegah untuk perkembangannya. Sebab jika tidak dicegah akan menyebabkan komplikasi, seperti kemandulan, gangguan kehamilan, atau anemia.

About the author