Tips Desain Rumah Minimalis Berbentuk L Gaya Industrial

Tips Desain Rumah Minimalis Berbentuk L Gaya Industrial

Desain rumah industrial mungkin sudah akrab terdengar. Namun, bagaimana dengan bentuk L? Unik, bukan? Untuk membangun rumah berbentuk L gaya industrial ini tidak perlu tempat luas. Bentuk rumah L ini sangat cocok diterapkan pada area hook atau pojokan. Inilah ide yang mungkin akan menginspirasi Anda.

Luas Tanah yang Dibutuhkan

Apabila untuk memuat keluarga besar atau 3 kali lipat dari anggota keluarga Anda, maka paling tidak luas areanya 215 meter persegi. Kalau hanya ada Anda, anak, serta istri, luas tanah tersebut dibagi saja menjadi 3. Meskipun pakai konsep desain rumah minimalis, bentuk L yang tertata dengan baik akan tetap terasa luas begitu masuk ke dalamnya.

Warna yang Mendominasi

Komposisi warna sangat menentukan dan bisa menjadi bagian dari ciri khas rumah bergaya industrial. Pada bagian dinding, pilihan warna abu-abu dari lapis berbahan pasir cukup bagus. Untuk tangga, pilih dari susunan bata serta besi. Warna pegangan tangga dari besi kalau dikolaborasikan dengan abu-abunya pijakan kaki bisa menambah kesan lebih industrial.

Begitu pula dengan pagar dan tempat-tempat lain. Kalau mau sedikit daya kejut, mungkin bisa ditambahkan dengan warna terang. Misalnya warna merah tua. Warna tersebut selain terasa adem, juga terasa kuat. Cocok sekali dengan warna atap yang merah tuanya dari genting-genting. Memangnya, apa saja sih keunggulan warna abu-abu?

Kalau diterapkan ke bagian dinding serta pagar, bisa membuat suasana seakan-akan dingin. Walau matahari bersinar terang dan terik, kesan itu tidak akan hilang. Berhubung tema kita adalah desain rumah minimalis, maka setiap elemennya mesti diperhatikan betul-betul. Pewarnaan yang tepat akan membuat rumah tempat tinggal lebih berkarakter.

Tanamlah Pohon di Depan Rumah

Gaya industrial mungkin mengingatkan Anda kepada bangunan pabrik atau kantor-kantor tempat para pekerja aktif. Hanya warna abu-abu yang bisa mewakili kesan industrial itu. Namun, ada satu masalah kecil. Warna abu-abu ternyata menimbulkan kesan gersang dan netral. Sebagai pelengkap, wajib ada pohon atau tanaman berwarna segar.

Pohon yang ditanam di depan rumah selain menyegarkan mata, juga bisa menyejukkan udara di ruangan dan bikin asri. Kota sudah terlalu sibuk dengan urusan polusi serta debu-debu. Kehadiran pohon hijau bisa menjadi semacam tirai penghalang agar debu-debu bisa dinetralisir. Meskipun hanya sedikit pohon, lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

Pakai Motif Bata pada Bagian Lantai

Bagian dinding sudah berwarna abu-abu, maka lantainya harus warna lain. Ketika memilih keramik, tentukan yang sesuai dengan kombinasi rumah gaya industrial tersebut. Salah satu yang paling sesuai adalah motif bata. Soalnya bata identik dengan bangunan-bangunan industri. Dibandingkan motif kayu, dengan adanya motif bata, suasana lebih hidup.

Motif bata merupakan elemen desain rumah minimalis yang bermakna kompleks. Selain motifnya keren, warna bata juga tampak selaras dan timeless. Untuk memaksimalkan perpaduan motif dan warna, gunakan barang-barang dengan warna gelap. Misalnya warna hitam untuk box, sisi samping televisi, kursi, atau meja.

Sedangkan untuk kejutan warna, berasal dari Anda dan keluarga. Kalau dinding sudah abu-abu, lantai sudah bermotif bata, barang-barang lain berwarna gelap, maka pakaian Anda dan keluarga pilih yang terang saja. Kalau dalam panggung teater, Anda akan mendapat porsi cahaya lebih karena sebagai tokoh utama di atas panggung.

Itulah beberapa tips sekaligus ide untuk memaksimalkan tampilan desain rumah bentuk L dengan gaya industrial. Beberapa desainer yang ada di Arsitag sudah teruji dan berpengalaman bikin desain gaya industrial ini. Di Arsitag juga terdapat jejak review para desainer. Siapa tahu Anda menginginkan salah satunya untuk diajak kerja sama bikin rumah.

shares